MINAHASA TENGGARA — Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara Chris Rumansi, S.P., M.Si., didampingi Wakil Ketua Katrien Mokodaser, S.E., berlangsung dengan suasana kebersamaan dan kesepakatan antar fraksi. Keempat fraksi yang ada di lembaga perwakilan rakyat secara bulat menyatakan menerima rancangan perubahan anggaran tahun berjalan untuk segera disahkan.
Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli hadir langsung dalam agenda tersebut. Turut mendampingi jajaran pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, hingga para Camat se-Kabupaten Minahasa Tenggara.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas komitmen, kerja keras, serta masukan yang membangun selama seluruh proses pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah.
"Proses perubahan APBD ini kami laksanakan berlandaskan prinsip transparan, akuntabel, efektif, dan efisien — sepenuhnya berpihak pada pemenuhan kebutuhan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Minahasa Tenggara," ujar Bupati.
Perubahan APBD 2026 dijelaskan sebagai penyesuaian yang realistis dan responsif terhadap perkembangan ekonomi serta arah kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah daerah berkomitmen memperketat efisiensi belanja sekaligus memperkuat sumber pendapatan asli daerah agar seluruh program prioritas di sisa tahun ini tetap berjalan maksimal.
Momentum paripurna tidak berhenti pada penetapan perubahan anggaran tahun berjalan. Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan tingkat pertama atas Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun Anggaran 2027.
Seluruh fraksi kembali menunjukkan sikap politik yang solid. Rancangan anggaran tahun depan diterima secara aklamasi untuk dibahas lebih mendalam sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati menegaskan bahwa perencanaan anggaran 2027 akan mengutamakan prinsip efisiensi dan nilai manfaat yang nyata guna menjawab tantangan keterbatasan fiskal.
Kebijakan belanja tahun depan akan difokuskan pada akselerasi pertumbuhan ekonomi yang merata. Penekanan diberikan pada penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Selain itu, anggaran diarahkan untuk perluasan kesempatan berusaha bagi UMKM, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kehadiran jajaran pemerintahan daerah dalam paripurna menandakan keseriusan seluruh instansi dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Kabupaten Minahasa Tenggara. Pembahasan APBD 2027 kini masuk tahap pendalaman sesuai ketentuan yang berlaku.