KOTAMOBAGU — Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, bersama tim GoHM menyambangi komunitas pelari di Kotamobagu. Kegiatan berlangsung di Lapangan Kotamobagu dan dihadiri lebih dari 100 pelari dari berbagai klub.
Sejumlah komunitas turut ambil bagian, termasuk Koko Runners serta perwakilan klub lari dari Kotamobagu, Bolaang Mongondow, dan wilayah sekitarnya. Agenda itu tidak hanya berupa sosialisasi GoHM 2026, tetapi juga diisi Pocari Sweat Run, donor darah, edukasi kesehatan bersama dokter, hingga zumba.
Sultan menyebut kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari komunitas pelari setempat. Menurutnya, sekitar 70 runner telah melakukan listing sebagai calon peserta GoHM 2026 di Gorontalo.
"Kami diterima dengan baik. Antusias masyarakat dan para runner di sekitar Kotamobagu sangat bagus," ujar Sultan.
Jumlah itu dinilai masih mungkin bertambah. Pelari dari Bolaang Mongondow Raya dan daerah sekitar disebut memiliki minat cukup tinggi terhadap berbagai event lari yang digelar di Gorontalo.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, jumlah runner asal wilayah tersebut yang datang mengikuti event lari di Gorontalo berada di kisaran 70 hingga 100 peserta. Capaian itu menjadi acuan panitia dalam menargetkan peserta tahun depan.
Untuk memperluas jangkauan, panitia GoHM 2026 telah menyiapkan sejumlah program promosi yang menyasar pelari dari luar Gorontalo. Promosi ke Kotamobagu menjadi bagian dari rangkaian tersebut.
Setelah Kotamobagu, agenda sosialisasi akan dilanjutkan di Lapangan Molibagu. Roadshow ini menjadi bagian dari upaya panitia memperkenalkan GoHM 2026 sekaligus membuka peluang lebih besar bagi runner dari berbagai daerah untuk ambil bagian.
Dengan keterlibatan peserta dari luar Gorontalo, GoHM 2026 diharapkan dapat berkembang tidak hanya sebagai kegiatan olahraga. Panitia menilai event ini juga berpotensi memperkuat sport tourism di Provinsi Gorontalo.