Kemenag Sulut Uji Kompetensi 14-16 September 2026 untuk Kenaikan Jenjang Penyuluh Agama Buddha

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Rabu, 16 September 2026 | 07:56:31 WIB
Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Utara Ulyas Taha menyampaikan keterangan terkait uji kompetensi penyuluh agama Buddha di Manado.

Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Utara menggelar Uji Kompetensi Perpindahan dan Kenaikan Jenjang Jabatan Penyuluh Agama Buddha di Manado pada 14-16 September 2026. Uji kompetensi ini diikuti penyuluh yang telah lulus seleksi administrasi, dengan tahapan computer based test dan wawancara sebagai penentu kelulusan.

MANADO — Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Utara Ulyas Taha menyatakan uji kompetensi digelar sebagai bagian dari pengembangan karier penyuluh. Proses penilaian dilakukan secara terukur dan objektif agar penyuluh mampu menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan keagamaan secara profesional.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 14-16 September 2026. Rangkaiannya dibuka oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, lalu dilanjutkan dengan computer based test dan wawancara.

Siapa Peserta yang Dinilai

Kanwil Kemenag Sulawesi Utara mengutus Upeka Santi dalam uji kompetensi ini. Peserta tersebut telah dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Penyuluh Agama Ahli Madya.

Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Saryono turut mengikuti pembukaan uji kompetensi tersebut.

Mengapa Uji Kompetensi Dianggap Penting

Ulyas menyebut pelaksanaan uji kompetensi menjadi bagian dalam pengembangan karier sekaligus peningkatan profesionalisme Penyuluh Agama Buddha di lingkungan Kementerian Agama.

"Pelaksanaan uji kompetensi ini menjadi bagian dalam pengembangan karier sekaligus peningkatan profesionalisme Penyuluh Agama Buddha di lingkungan Kementerian Agama," kata Ulyas, di Manado, Selasa.

Menurutnya, melalui proses yang terukur dan objektif, para penyuluh diharapkan semakin mampu menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan keagamaan secara profesional.

Dua Tahap Penilaian Kompetensi

Penilaian peserta dilakukan melalui dua tahapan utama. Pertama, computer based test (CBT) yang mengukur penguasaan materi kompetensi. Kedua, wawancara sebagai bagian dari proses penilaian kompetensi peserta.

Kedua tahap itu menjadi dasar penentuan kelulusan penyuluh yang mengikuti perpindahan atau kenaikan jenjang jabatan.

Posisi Penyuluh sebagai Ujung Tombak Layanan

Kegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat keberadaan dan kualitas Penyuluh Agama Buddha. Mereka merupakan salah satu ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penguatan kualitas penyuluh diharapkan berdampak langsung pada layanan keagamaan bagi umat Buddha di Sulawesi Utara.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top