Suahasil Tugaskan Bea Cukai Gempur Rokok Ilegal usai Resmi Jadi Menkeu

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Selasa, 15 September 2026 | 08:32:32 WIB
Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberi arahan kepada Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

SULAWESI UTARA — Suahasil menyampaikan arahan itu langsung di hadapan Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. Ia menyinggung keberadaan Djaka dalam forum tersebut sebelum memberi instruksi.

"Soal rokok ilegal, saya yakin Pak Djaka ada ya? Tadi Pak Djaka ada pakai baju putih. Pak Djaka, gempur terus?" ujar Suahasil.

Djaka menjawab singkat. "Siap, Pak!" katanya.

Penindakan DJBC Dinilai Makin Kuat

Menurut Suahasil, kinerja penindakan DJBC terhadap aktivitas ilegal sudah menunjukkan penguatan. Ia memastikan upaya tersebut tidak akan berhenti di tengah jalan.

"Pak Jaka telah bekerja dengan teman-teman Direktorat Jenderal Bea Cukai. Sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat dan akan kita lanjutkan terus," ujar Suahasil.

Rokok ilegal memang jadi persoalan lama bagi penerimaan negara. Cukai hasil tembakau adalah salah satu penyumbang terbesar kas negara dari sektor kepabeanan, sehingga kebocoran akibat peredaran rokok tanpa pita cukai langsung menggerus target penerimaan.

Bukan Hanya Rokok

Suahasil menegaskan penindakan tidak berhenti pada rokok ilegal. Berbagai aktivitas ilegal lain yang masuk ranah pengawasan Bea Cukai juga akan ditangani dengan pendekatan serupa.

"Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," tuturnya.

Pernyataan itu memberi sinyal bahwa DJBC akan tetap menjadi ujung tombak pengawasan di bawah kepemimpinan Suahasil. Instruksi pada hari pertama menjabat sekaligus menegaskan kesinambungan kebijakan di Kementerian Keuangan, terutama pada fungsi pengawasan kepabeanan dan cukai.

Bagi pelaku industri hasil tembakau, arah ini berarti pengawasan distribusi akan tetap ketat. Produsen dan distributor yang mematuhi aturan pita cukai tidak terpengaruh langsung, sementara pemain di jalur ilegal menghadapi risiko penindakan yang lebih besar.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top