Perum LKBN ANTARA memberikan pelatihan jurnalistik bertema Teknik Dasar Penulisan Berita Standar Kantor Berita kepada mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers sejumlah universitas di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan yang digelar di Universitas Halu Oleo (UHO) ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan tahun 2026.
KENDARI — Puluhan mahasiswa dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers di Kendari mendapat pelatihan langsung dari jurnalis kantor berita ANTARA. Pelatihan yang berlangsung di Universitas Halu Oleo (UHO) ini menekankan keterampilan menulis dengan standar kantor berita internasional, bukan sekadar gaya penulisan media daring pada umumnya.
Kepala Biro ANTARA Sulawesi Tenggara, Zabur Karuru, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mempersiapkan regenerasi jurnalis masa depan. ANTARA sengaja memilih UHO sebagai lokasi pelatihan karena memiliki jumlah mahasiswa jurnalistik dan penggiat pers kampus yang banyak berdasarkan riset internal perusahaan.
Zabur menjelaskan, materi yang diberikan tidak hanya menyentuh teknik dasar menulis berita untuk platform daring. Fokus utama pelatihan adalah karakteristik penulisan khas kantor berita yang memiliki standar internasional, sehingga lulusannya nanti bisa diterima bekerja di mana saja.
"Yang diajarkan ini mengenai menulis gaya kantor berita, bukan gaya media online. Nanti diajarkan bagaimana menulis menggunakan standar kantor berita secara internasional supaya ke depannya mereka bisa masuk ke mana saja," ujar Zabur di Kendari, Jumat.
Setelah pelatihan, ANTARA menyiapkan program lanjutan untuk memperluas ruang belajar jurnalistik bagi mahasiswa. Salah satunya dengan membentuk newsroom bersama yang dapat menjadi wadah berkumpul dan berbagi ilmu bagi penggiat pers mahasiswa dari berbagai kampus.
"Komitmen kami ke depan akan membentuk newsroom bagi persma, jadi siapa pun yang tertarik bisa bergabung. Kami akan bentuk sebuah grup atau wadah bersama dari kampus mana saja untuk jadi tempat edukasi teman-teman mahasiswa," ungkap Zabur.
Ketua Program Studi Jurnalistik UHO, La Ode Herman Halika, menyambut baik inisiatif ANTARA. Menurutnya, keterampilan menulis berita merupakan kompetensi penting yang wajib dikuasai mahasiswa jurnalistik dan anggota UKM Pers, yang tidak cukup hanya dipelajari di dalam kelas.
"Penulisan berita dalam jurnalistik itu sangat penting karena bisa melatih mahasiswa, khususnya di Prodi Jurnalistik, untuk mengembangkan keilmuan dan kompetensi mereka dalam menulis berita. Tidak hanya saat di kelas, tapi juga caranya nanti saat meliput, menulis, atau menerbitkan suatu berita itu kan ada tekniknya. Maka dari itu saya sangat bersyukur sekali dengan kehadiran ANTARA di jurusan Jurnalistik ini," ucap Herman.
Ia berharap para mahasiswa yang mengikuti pelatihan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi langsung mempraktikkan teknik penulisan yang telah diajarkan. "Pesannya itu agar mahasiswa dapat memahami kegiatan ini kemudian mempraktikkan bagaimana cara menulis berita dengan baik dan benar," tambahnya.