Bupati Minahasa Utara Joune Ganda Ikut Rakor Kemendagri, Bahas Empat Strategi Digitalisasi Keuangan Daerah

Penulis: Edi Wahyono  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 18:19:31 WIB
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda mengikuti rapat koordinasi bersama Kemendagri di Jakarta, yang membahas digitalisasi keuangan daerah.

JAKARTA — Empat strategi utama disiapkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pasca mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta. Bupati Dr. Joune J.E. Ganda hadir dalam forum tersebut dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Rakor yang dipimpin langsung Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto ini membahas penguatan pengelolaan keuangan daerah dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Turut hadir Ketua APKASI Bursah Zarnubi dan Ketua APEKSI Eri Cahyadi.

Empat Langkah Konkret Pemkab Minut

Bupati Joune Ganda memastikan daerahnya telah menyiapkan langkah nyata untuk menindaklanjuti arahan Kemendagri. Keempat strategi itu meliputi:

  • Penerapan digitalisasi pada sistem keuangan daerah;
  • Penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance);
  • Penajaman sasaran dan peningkatan efektivitas belanja daerah;
  • Mendorong inovasi dalam optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah.

Fondasi Pelayanan Publik

Menurut Joune, pengelolaan keuangan daerah yang sehat merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa perencanaan yang baik harus dibarengi dengan belanja yang berkualitas.

"Pengelolaan keuangan daerah yang sehat harus dibangun melalui perencanaan yang baik, belanja yang berkualitas, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah yang dilakukan secara inovatif tanpa membebani masyarakat," ujar Bupati Joune Ganda dalam forum tersebut.

Ia menambahkan, dengan kapasitas fiskal yang lebih kuat, daerah dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Arahan Kemendagri Jadi Kompas

Berbagai arahan yang dijabarkan oleh Kemendagri, kata Joune, menjadi kompas dan pedoman krusial bagi pemerintah daerah. Arahan itu mencakup peningkatan efektivitas APBD, penguatan disiplin fiskal, dan penggalian potensi PAD secara maksimal sesuai koridor hukum.

Keikutsertaan Pemkab Minut dalam forum ini mempertegas komitmen daerah untuk terus bersinergi dengan kebijakan strategis pemerintah pusat. Hal ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan fiskal sekaligus memperkuat kemandirian finansial daerah.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: totabuan.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top