SULAWESI UTARA — Perplexity, platform pencarian berbasis AI yang populer di kalangan pengguna produktivitas, memperkenalkan fitur "Perplexity Computer" yang menyatukan alur kerja Mac dan PC. Dalam pengujian langsung, fitur ini mampu menggantikan beberapa aplikasi penghubung perangkat yang sebelumnya dibutuhkan untuk sinkronisasi tugas lintas sistem operasi.
Perplexity Computer bekerja sebagai lapisan perangkat lunak yang membaca dan mengeksekusi perintah di kedua sistem operasi secara bersamaan. Pengguna cukup memberikan instruksi teks, dan AI akan menjalankannya di Mac atau PC tanpa perlu konfigurasi manual.
Dalam praktiknya, fitur ini mengotomatiskan tugas-tugas repetitif seperti memindahkan file, membuka aplikasi tertentu, hingga menjalankan skrip sederhana. Semua perintah dijalankan melalui antarmuka chat yang sama dengan Perplexity biasa.
Perubahan paling terasa ada pada kecepatan transisi antar perangkat. Jika sebelumnya pengguna harus memindahkan data secara manual atau menggunakan layanan cloud, Perplexity Computer memotong langkah tersebut menjadi satu perintah.
Misalnya, saat menulis laporan di Mac dan membutuhkan data dari spreadsheet di PC, pengguna cukup mengetik "ambil data penjualan dari file Excel di PC dan tempel ke dokumen Pages di Mac". Proses yang biasanya memakan 3-5 menit bisa selesai dalam hitungan detik.
Namun, fitur ini masih memiliki keterbatasan. Perplexity Computer belum bisa mengakses aplikasi yang memerlukan autentikasi dua faktor atau sandi khusus. Beberapa perintah kompleks juga masih perlu diulang karena AI salah memahami konteks.
Dibandingkan dengan PowerToys di Windows atau Automator di Mac, Perplexity Computer menawarkan kemudahan karena tidak perlu coding. Pengguna cukup menulis perintah dalam bahasa alami, mirip seperti berbicara dengan asisten virtual.
Kekurangannya, fitur ini bergantung penuh pada koneksi internet. Jika offline, semua perintah otomatis tidak bisa dijalankan. Selain itu, pengguna tetap perlu berlangganan Perplexity Pro untuk mengakses fitur ini secara penuh.
Perplexity Computer paling cocok untuk pekerja kreatif dan profesional yang sehari-hari menggunakan Mac dan PC secara bergantian. Desainer, penulis teknis, dan analis data yang sering memindahkan pekerjaan antar perangkat akan merasakan manfaat paling besar.
Bagi pengguna yang hanya menggunakan satu sistem operasi, fitur ini mungkin tidak terlalu relevan. Namun, untuk mereka yang sudah lama mencari cara menyatukan alur kerja lintas platform, Perplexity Computer layak dicoba.
Fitur ini tersedia mulai pekan ini untuk pelanggan Perplexity Pro. Belum ada informasi apakah akan hadir dalam paket gratis atau kapan masuk ke pasar Indonesia.